Minggu, 21 Februari 2016

Inilah 12 Barisan Manusia Di Akhirat

Tidak ada komentar:




Bismillaahirrahmaanirrahiim...

Suatu ketika, Muaz bin Jabal r.a mengadap Rasulullah SAW dan bertanya: "Wahai Rasulullah, tolong uraikan kepadaku mengenai firman Allah SWT: "Pada sangkakala ditiup,maka kamu sekalian datang berbaris-baris"[An-Naba':18]
 

Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis dan basah pakaian dengan air mata. Lalu menjawab: "Wahai Mu'az, engkau telah bertanya kepada aku, tentang perkara yang amat besar, bahawa umatku akan digiring, dikumpulkan berbaris-baris menjadi 12 barisan, masing-masing dengan pembawaan mereka sendiri...." Maka dinyatakan 12 barisan tersebut :
 

►Barisan Pertama, Diiring dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: "Mereka itu adalah orang-orang yang sewaktu hidupnya menyakiti hati tetangganyanya, maka demikianlah balasannya dan tempat mereka adalah neraka."
 

►Barisan Ke-2
Diiring dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: "Mereka itu adalah orang yg sewaktu hidupnya meringan-ringankan solat, maka inilah balasannya dan tempat mereka adalah neraka." 


►Barisan Ke-3
Mereka berbentuk keledai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kalajengking. "Mereka itu adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya dan tempat mereka adalah neraka."
 

►Barisan Ke-4
Diiring dari kubur dalam keadaan darah seperti air pancuran keluar dari mulut mereka. "Mereka itu adalah org yang berdusta dalam jual beli, maka inilah balasannya dan tempat mereka adalah neraka."
 

►Barisan Ke-5
Diiring dari kubur dengan bau busuk yg lebih daripada bangkai. Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar. "Mereka itu adalah orang yg menyembunyikan perilaku durhaka karena takut diketahui oleh manusia tetapi tidak memiliki rasa takut kepada Allah SWT, maka inilah balasannya dan tempat mereka adalah neraka."
 

►Barisan Ke-6
Diiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. "Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya dan tempat mereka adalah neraka."
 

►Barisan Ke-7
Diiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. "Mereka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya dan tempat mereka adalah neraka."
 

Barisan Ke-8
Diiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas. "Mereka adalah orang yang berbuat zina, maka inilah balasannya dan tempat mereka adalah neraka."
 

►Barisan Ke-9
Diiring dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru sementara dalam diri mereka penuh dg api gemuruh. "Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara yg tidak sebenarnya, maka inilah balasannya dan tempat mereka adalah neraka."
 

►Barisan Ke-10
Diiring dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan penyakit sopak dan kusta. "Mereka adalah orang yang durhaka kepada orang tuanya, maka inilah balasannya & tempat mereka adalah neraka."
 

►Barisan Ke-11
Diiring dari kubur mereka dengan berkeadaan buta mata-kepala, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai ke perut mereka dan keluar beraneka kotoran. "Mereka adalah orang yang minum arak, maka inilah balasannya dan tempat mereka adalah neraka."
 

►Barisan Ke-12
Mereka diiring dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar seperti bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat : "Mereka adalah orang yang beramal shaleh dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara shalat lima waktu, ketika meninggal dunia keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya dan tempat mereka adalah Jannah (Syurga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya), mendapat ampunan, kasih sayang dan keredhaan Allah Yang Maha Pengasih..."

Untuk itu, marilah kita bermuhasabah. Kembali kita koreksi apa yang telah kita lakukan selama ini. Kita tidak akan pernah tahu bila WAKTU akan memanggil kita. Dekatkanlah diri kepada Allah, karena ketika kita berjalan mendekati-Nya, maka Ia akan berlari mengejar kita, begitulah kasih sayang Allah kepada hamba-hambanya yang mau patuh dan taat. Maka, marilah kita dekatkan diri kita kepada Allah SWT Yang Maha Pengampun dan mulailah lakukan suatu kebaikan dari hal yang paling sederhana.

Wallahua'alam Bisshahwab
(Diriwayatkan oleh Muadz bin Jabal)


sumber : http://darisinikesana.blogspot.co.id/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar